PADANG - Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus digencarkan oleh Ditlantas Polda Sumatera Barat. Di bawah komando Dirlantas Polda Sumbar Reza Chairul Akbar Sidiq, kegiatan edukasi yang menyasar pelajar hingga masyarakat luas dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, dengan melibatkan langsung jajaran di lapangan.jum'at 01/05/26.
Salah satu sosok yang tampil aktif dalam kegiatan tersebut adalah Kompol Rosita Imelda Ifadi selaku Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar.
Ia turun langsung melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dalam rangka pelatihan Polisi Cilik yang melibatkan siswa dari SDN 20 Piai dan SDN 37 Alang Lawas. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak dini.
Di lingkungan sekolah, terlihat Kompol Rosita Imelda Ifadi berinteraksi langsung dengan para siswa yang mengikuti pelatihan.
Dengan pendekatan humanis, ia memberikan arahan sekaligus motivasi agar anak-anak memahami pentingnya keselamatan di jalan raya. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan.
Program Polisi Cilik ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan dirancang sebagai sarana edukasi yang berkelanjutan. Anak-anak dilatih memahami rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan, hingga pentingnya menggunakan helm dan mematuhi aturan berkendara. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing.
Selain kegiatan di sekolah, Ditlantas Polda Sumbar juga memperluas jangkauan edukasi melalui media. Kompol Rosita Imelda Ifadi turut ambil bagian dalam siaran radio di Pro 2 RRI Padang dalam program acara sore ceria. Melalui siaran ini, pesan keselamatan berlalu lintas disampaikan kepada masyarakat luas secara komunikatif dan mudah dipahami.
Dalam siaran tersebut, dibahas berbagai isu terkait keselamatan di jalan, termasuk pentingnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas. Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pengendara hingga keluarga di rumah.
Tidak hanya itu, Ditlantas Polda Sumbar juga menyoroti kondisi kendaraan di lapangan, termasuk keberadaan kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan. Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Kompol Rosita Imelda Ifadi menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kendaraan dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Di bawah arahan Dirlantas Polda Sumbar Reza Chairul Akbar Sidiq, seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat. Sinergi antara edukasi di sekolah, sosialisasi melalui media, dan pengawasan di lapangan menjadi kunci utama.
Dengan semangat Stop Pelanggaran Stop Kecelakaan Keselamatan Untuk Kemanusiaan, Ditlantas Polda Sumbar terus berkomitmen menghadirkan perubahan nyata. Edukasi sejak dini melalui Polisi Cilik diharapkan mampu menciptakan generasi yang sadar hukum dan menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Tutup nya.
(Hendri A.W.).

0 Komentar