TNI AL - Puspenerbal (14/07/
Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL Bandara Juanda bersama Stakeholder Pengamanan Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan tiga kali upaya pengiriman barang ilegal berupa obat keras tanpa dokumen dan narkotika jenis sabu melalui jalur udara selama periode tanggal 10 hingga 12 Juli 2026.
Keberhasilan tersebut diungkapkan saat Konferensi Pers yang dipimpin Komandan Puspenerbal Laksamana Muda TNI Bayu Alisyahbana, SM, CHRMP., didampingi Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, SE, M.Tr.(Han)., yang turut hadir General Manager Angkasa Pura Indonesia KC Juanda, Dansatgaspam Bandara Juanda, Kepala Kantor Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, perwakilan Polresta Sidoarjo, jajaran PJU Puspenerbal, serta perwakilan asosiasi logistik dan perusahaan kargo di Lobby Mako Lanudal Juanda. Selasa (14/07).
Penggagalan ini merupakan hasil sinergi antara Lanudal Juanda melalui Satgaspam TNI AL Bandara Juanda selaku lead sector dan koordinator pengamanan wilayah Bandara Internasional Juanda dengan seluruh pemangku kepentingan dalam terkait menjaga keamanan objek vital nasional.
Komandan Puspenerbal, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa Lanudal Juanda sebagai satuan di bawah Puspenerbal memiliki tanggung jawab penuh dalam pengamanan Bandara Internasional Juanda yang berstatus enclave civil, yaitu bandara militer yang juga digunakan untuk operasional penerbangan sipil.
Dalam kesempatan tersebut Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, SE, M.Tr.(Han). menjelaskan bahwa total barang bukti yang berhasil digagalkan dan diamankan mencapai 102.624 butir obat keras ilegal serta 27 gram narkotika jenis sabu-sabu dengan nilai barang ilegal yang berhasil digagalkan selama tiga hari tersebut mencapai Rp336.463.000.
Barang bukti kemudian diserahkan ke Polresta Sidoarjo dan selanjutnya hancur di depan Mako Lanudal Juanda, untuk Penanganan lebih lanjut terhadap kasus tersebut akan diserahkan kepada Polresta Sidoarjo guna proses penyelidikan, pendalaman, dan pengembangan jaringan yang terlibat.

0 Komentar