PADANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Di bawah kepemimpinan Kepala Lapas Perempuan Padang, Susi Andriani Pohan, jajaran pegawai mengikuti Rapat Penguatan Implementasi Manajemen Talenta yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat penerapan Sistem Merit di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui implementasi manajemen talenta, setiap aparatur diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja yang dimiliki.
Dalam pelaksanaan rapat virtual tersebut, Lapas Perempuan Padang diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Urusan Kepegawaian, beserta jajaran staf kepegawaian. Seluruh peserta mengikuti setiap materi yang disampaikan dengan penuh perhatian sebagai bekal dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya manusia di satuan kerja.
Kalapas Perempuan Padang, Susi Andriani Pohan, menegaskan bahwa penguatan manajemen talenta merupakan langkah strategis dalam menciptakan aparatur pemasyarakatan yang profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan organisasi yang terus berkembang. Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Susi Andriani Pohan juga menekankan pentingnya setiap pegawai terus meningkatkan kompetensi, memperkuat disiplin, serta membangun budaya kerja yang produktif. Dengan demikian, setiap ASN mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.
Melalui penerapan manajemen talenta, proses pembinaan karier pegawai akan berjalan lebih objektif dan transparan. Pengembangan kompetensi dilakukan berdasarkan potensi dan prestasi sehingga mampu melahirkan aparatur yang unggul dan siap mengemban tanggung jawab yang lebih besar di masa mendatang.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dukungan Lapas Perempuan Padang terhadap agenda Reformasi Birokrasi yang terus digalakkan pemerintah. Penerapan Sistem Merit diyakini mampu menciptakan birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, serta berorientasi pada hasil dan pelayanan publik.
Di bawah arahan Susi Andriani Pohan, Lapas Perempuan Padang terus melakukan berbagai inovasi dalam pengembangan kualitas pegawai. Berbagai program peningkatan kapasitas, pembinaan, hingga penguatan integritas terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi pemasyarakatan yang semakin modern.
Semangat kolaborasi dan peningkatan kompetensi menjadi modal penting bagi seluruh jajaran Lapas Perempuan Padang dalam mendukung visi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Dengan sumber daya manusia yang unggul, setiap program pembinaan maupun pelayanan kepada warga binaan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan humanis.
Melalui keikutsertaan dalam Rapat Penguatan Implementasi Manajemen Talenta ini, Kalapas Susi Andriani Pohan menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas kinerja Lapas Perempuan Kelas IIB Padang sebagai institusi pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat. TUTUP NYA.
TIM.ALISYANEWS.

0 Komentar