PADANG | Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang dalam menjaga keamanan dan ketertiban terus diperkuat. Sebagai bentuk keseriusan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang, Lapas Perempuan Padang melaksanakan kegiatan pemusnahan barang hasil razia kamar hunian warga binaan, Sabtu (27/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan razia rutin yang secara berkala dilaksanakan oleh petugas Lapas Perempuan Padang. Razia dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan seluruh warga binaan menjalani masa pidana sesuai aturan yang berlaku.
Di bawah kepemimpinan Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, kegiatan pemusnahan berlangsung dengan pengawasan ketat dan melibatkan jajaran pejabat struktural serta petugas pengamanan. Kehadiran langsung Kalapas bersama jajaran menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Berbagai barang yang sebelumnya diamankan dari hasil razia kamar hunian dimusnahkan sesuai dengan prosedur operasional standar yang berlaku. Pemusnahan dilakukan secara terbuka dan terdokumentasi sebagai bentuk transparansi serta akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kalapas Perempuan Padang, Susi Andriani Pohan, menegaskan bahwa kegiatan razia dan pemusnahan barang merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga sebagai langkah pembinaan bagi warga binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan.
Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif di dalam lapas merupakan tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, seluruh jajaran petugas diminta terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Selain menjaga stabilitas keamanan, kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, Lapas Perempuan Padang juga terus mengedepankan pendekatan pembinaan yang humanis kepada warga binaan. Dengan terciptanya lingkungan yang tertib dan kondusif, berbagai program pembinaan kepribadian maupun kemandirian dapat berjalan secara optimal.
Kegiatan pemusnahan barang hasil razia ini diharapkan mampu memberikan efek preventif sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh warga binaan untuk mematuhi aturan yang berlaku. Sinergi antara petugas dan warga binaan menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana lapas yang aman, nyaman, dan produktif.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pemasyarakatan yang tegas dalam penegakan aturan, namun tetap mengedepankan prinsip pembinaan dan penghormatan terhadap hak-hak warga binaan. Langkah nyata yang dipimpin langsung oleh Kalapas Susi Andriani Pohan ini diharapkan semakin memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Perempuan Padang. TUTUP NYA.
TIM.ALISYANEWS.

0 Komentar