BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test bannerSELAMAT DATANG DI WEBSITE "ALISYA NEWS"

Dipimpin Kalapas Susi Andriani Pohan, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang Perkuat Dukungan Program Ketahanan Pangan


PADANG | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Di bawah kepemimpinan Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, jajaran Lapas Perempuan Padang mengikuti kegiatan Focused Group Discussion (FGD) bertema "Pemanfaatan Lahan Idle untuk Mendukung Ketahanan Pangan".

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Lapas Perempuan Kelas IIB Padang tersebut dipimpin langsung oleh Kalapas Susi Andriani Pohan dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural serta jajaran pegawai terkait. FGD ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal guna mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Kalapas Susi Andriani Pohan menegaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong atau idle harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, lahan yang selama ini belum dimanfaatkan dapat diolah menjadi lahan produktif yang mampu menghasilkan berbagai komoditas pertanian serta mendukung kebutuhan pangan.

"Pemanfaatan lahan yang tersedia harus dilakukan secara optimal. Selain mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan," ujar Susi Andriani Pohan.

Ia menambahkan, program ketahanan pangan merupakan salah satu program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat menyusun langkah-langkah konkret mulai dari pendataan lahan, perencanaan pengelolaan, hingga pelaksanaan program secara berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, berbagai strategi dibahas secara mendalam, mulai dari identifikasi potensi lahan, jenis tanaman yang sesuai, pola pengelolaan yang efektif, hingga keterlibatan warga binaan dalam pelaksanaan program. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lembaga maupun masyarakat.

Selain mendukung ketahanan pangan nasional, pemanfaatan lahan idle juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui kegiatan pertanian dan perkebunan, warga binaan akan memperoleh keterampilan yang dapat dijadikan bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

FGD ini sekaligus menjadi wadah bagi seluruh jajaran untuk bertukar gagasan dan menyusun inovasi dalam pengembangan sektor pertanian di lingkungan Lapas. Sinergi dan kolaborasi antarseluruh unsur diharapkan mampu mewujudkan program ketahanan pangan yang efektif dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan Kalapas Susi Andriani Pohan, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi pembinaan yang produktif, humanis, dan bermanfaat. Langkah tersebut sejalan dengan upaya menjadikan lembaga pemasyarakatan tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Dengan terlaksananya kegiatan FGD ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan secara optimal dan berkelanjutan. Tutup nya.

TIM. ALISYANEWS.

Posting Komentar

0 Komentar