BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "ALISYA NEWS"

Dr Ing Muhammad Abdul Kholiq Pimpin Diskusi Strategis Pemulihan Ekonomi Sumbar di Pangeran Beach Hotel Padang

Padang,  |  Forum Diskusi Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Alam di Sumatera Barat melalui sinergi kebijakan pertahanan nasional digelar di Pangeran Beach Hotel Padang, Rabu 11 Februari 2026. Kegiatan yang diinisiasi Kedeputian Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, baik dari unsur pemerintah pusat, daerah, maupun lembaga adat.

Forum tersebut dipandu langsung oleh Dr Ing Muhammad Abdul Kholiq M.Sc IPU yang bertindak sebagai moderator. Saat ini Dr Ing Muhammad Abdul Kholiq menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di bawah koordinasi Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional sejak Januari 2026. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Kebijakan Lingkungan Hidup, Kemaritiman, Sumber Daya Alam dan Ketenaganukliran di Badan Riset dan Inovasi Nasional. Pengalaman panjangnya di bidang kebijakan strategis menjadikan diskusi berlangsung terarah dan mendalam


.Sebagai narasumber utama, Armi Zoprades S.T M.T yang menjabat Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat memaparkan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur pasca bencana. Armi Zoprades menegaskan bahwa konektivitas jalan, jembatan, dan tata ruang wilayah menjadi fondasi utama dalam memulihkan pergerakan ekonomi masyarakat.

Narasumber berikutnya, Joko Ardi Ambawang Syafii S.E M.M, yang dikenal sebagai konsultan manajemen bencana, keselamatan dan pengamanan serta anggota UNDAC sejak 2014, memberikan perspektif teknis terkait manajemen risiko bencana. Joko Ardi Ambawang Syafii menekankan bahwa pemulihan ekonomi harus berjalan seiring dengan sistem mitigasi yang kuat agar dampak bencana tidak terus berulang dan menghambat pertumbuhan daerah.


Sementara itu, Dr Ferdinal Asmin S.TP M.P selaku Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem hutan sebagai bagian dari strategi perlindungan wilayah. Dr Ferdinal Asmin menyampaikan bahwa sektor kehutanan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi daerah.

Kehadiran Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar, turut menjadi perhatian dalam forum tersebut. Fauzi Bahar menegaskan bahwa nilai adat dan kearifan lokal Minangkabau harus menjadi bagian dari kebijakan pemulihan ekonomi. Menurut Fauzi Bahar, kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan lembaga adat akan memperkuat ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi bencana.

Suasana forum berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur TNI, Polri, pejabat pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan. Diskusi tidak hanya membahas aspek teknis pembangunan, tetapi juga menyoroti pentingnya stabilitas keamanan sebagai prasyarat utama pertumbuhan ekonomi pasca bencana.

Kedeputian Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional menekankan bahwa Sumatera Barat memerlukan strategi terpadu yang menggabungkan kebijakan pertahanan, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, serta penguatan nilai sosial budaya. Sinergi inilah yang diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi ekonomi.

Melalui forum yang menghadirkan Dr Ing Muhammad Abdul Kholiq, Armi Zoprades, Joko Ardi Ambawang Syafii, Dr Ferdinal Asmin, serta Ketua LKAAM Fauzi Bahar ini, diharapkan lahir rekomendasi strategis yang konkret dan aplikatif. Diskusi di Pangeran Beach Hotel Padang tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun Sumatera Barat yang tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan bencana di masa depan.Tutupnya.

(HENDRI A.W).

Posting Komentar

0 Komentar