BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "ALISYA NEWS"

Ketua LAN Sumbar, Firman Sikumbang, memilih hadir — bukan sekadar menyaksikan.


Padang
| Hujan yang mengguyur berhari-hari bukan hanya merendam rumah warga. Ia juga menyisakan kisah tentang mereka yang tetap bekerja saat musibah datang — para jurnalis.

Sebagian dari mereka menembus banjir, memotret, menulis, dan menyiarkan kabar. Namun ketika pulang, rumah ikut terendam, arsip liputan rusak, bahkan perabot hanyut. Meski begitu, keesokan hari mereka kembali turun ke lapangan — diam, tanpa banyak keluh.

Di tengah situasi itu, Ketua LAN (Lembaga Anti Narkoba) Sumbar, Firman Sikumbang, memilih hadir. Ia datang bukan dengan seremoni besar, melainkan kepedulian sederhana: membawa paket sembako dan sapaan hangat untuk wartawan yang ikut terdampak.

Acara digelar di Nana Pink Café, kawasan GOR H. Agus Salim. Suasananya tenang. Tidak ada panggung tinggi, tidak ada banner besar — hanya kursi, obrolan, dan rasa saling menguatkan.

Bantuan berupa mi instan, makanan ringan, sarden, dan air mineral. Nilainya tak besar — sekitar seratus ribu rupiah per paket — namun terasa berarti: membantu bertahan di masa sulit.

Firman Sikumbang menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud kepedulian LAN Sumbar kepada kalangan media.

“Ini bentuk empati. Tidak besar, tapi tulus. Wartawan juga terdampak, dan mereka tetap bekerja untuk masyarakat,” ujar Ketua LAN Sumbar, Firman Sikumbang.

Menurutnya, media bukan hanya menyebarkan informasi. Dalam bencana, wartawan ikut menjaga harapan.

“Banyak yang mengira wartawan selalu kuat. Padahal mereka juga punya keluarga dan rasa cemas. Karena itu, kita datang menyapa,” tuturnya.

Cerita-cerita mengalir. Ada yang kehilangan arsip liputan bertahun-tahun. Ada yang memindahkan keluarga ke rumah kerabat, lalu kembali turun meliput. Wajah-wajah mereka terlihat lebih tenang — karena merasa diperhatikan.

Wyndoee, Komandan Sekber Radja-Mediaonline, menyampaikan terima kasih.

“Langkah Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang bukan soal besar kecilnya bantuan. Ini tentang kepedulian. Kami merasa didampingi,” ucapnya.

Dari Faktahukum86, Andri menilai langkah itu patut diapresiasi.

“Kehadiran Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya bicara program. Ada empati yang nyata,” katanya.

Pak Nal Koto juga menegaskan, jurnalis sering dianggap baik-baik saja — padahal mereka juga korban.

Di sisi lain, Firman menekankan bahwa LAN Sumbar tidak hanya fokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.

“LAN adalah bagian dari masyarakat. Ketika ada yang tertimpa musibah, kita ikut bergerak. Semoga semakin banyak pihak ikut membantu,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Firman menyampaikan pesan sederhana namun kuat:

“Kita mungkin tidak bisa menghapus semua duka, tapi kita bisa saling menopang. Yang berat, kita pikul bersama.”

Sore itu para jurnalis pulang membawa sembako. Tapi lebih dari itu — mereka membawa rasa dihargai.

Di balik paket sederhana itu, tersimpan pesan:


TIM RMO // Hendri 

Posting Komentar

0 Komentar