Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada dan Brigjen TNI Aji Mimbarno Bersama Warga, Penanganan Galodo Terus Bergerak
Sejak bencana terjadi, jajaran Korem 032/Wirabraja telah mengerahkan prajurit ke sejumlah titik terdampak. Personel bergerak membantu masyarakat menghadapi material lumpur, batu, tanah dan material lainnya yang terbawa arus, sekaligus membantu pembersihan lingkungan serta pemulihan akses yang diperlukan warga. Kehadiran prajurit di lapangan menjadi bagian dari respons awal TNI dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.
Sekitar pukul 06.00 WIB, Brigjen TNI Aji Mimbarno bertolak menuju Kabupaten Solok. Setibanya di Perumahan Griya Arosuka, Danrem tidak hanya melihat kondisi dari kejauhan, tetapi turun langsung meninjau lingkungan yang masih menyisakan material galodo, mengecek pekerjaan prajurit, serta melihat koordinasi bersama BPBD Kabupaten Solok, unsur pemerintah dan masyarakat.
Kondisi pascabencana terlihat di sejumlah titik. Lumpur, batu dan material lainnya masih memenuhi sebagian lingkungan, sementara warga berupaya membersihkan rumah dan kawasan sekitar. Prajurit TNI bersama BPBD dan masyarakat bergotong royong mengangkat material serta membantu pekerjaan yang membutuhkan tenaga, sehingga proses pemulihan dapat dilakukan secara bertahap.
Di tengah peninjauan tersebut, Brigjen TNI Aji Mimbarno menyempatkan diri berbicara langsung dengan warga. Andi, warga Perumahan Griya Arosuka yang merupakan anak dari Iskan Nofis, anggota DPRD, menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Danrem atas respons cepat prajurit TNI sejak bencana terjadi. “Kami mengucapkan terima kasih banyak atas respons cepat tentara. Kami sangat senang Pak Danrem datang langsung melihat kondisi kami,” ujar Andi.
Brigjen TNI Aji Mimbarno menegaskan bahwa kondisi warga harus dilihat secara langsung, bukan hanya berdasarkan laporan. “Kita tidak cukup hanya menerima laporan. Kita harus turun langsung melihat kondisi masyarakat dan memastikan prajurit bekerja membantu warga yang terdampak. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita koordinasikan dan tindak lanjuti sesuai kemampuan yang ada,” ujar Danrem.
Dari dialog dengan warga, kebutuhan makanan dan air bersih menjadi salah satu perhatian penting. Sebagai tindak lanjut, Danrem menyampaikan bahwa mobil dapur umum dan mobil air bersih akan dikirimkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk warga di Jorong Batang Barus dan Koto Gaek yang masih membutuhkan dukungan selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Usai melakukan pengecekan lapangan dan berdialog dengan masyarakat, Brigjen TNI Aji Mimbarno kemudian menyambut kehadiran Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada di Kantor Bupati Solok. Pangdam hadir didampingi Asisten Kodam dan PJU Korem 032/Wirabraja. Penyambutan berlangsung bersama Bupati Solok, Forkopimkab dan pejabat terkait lainnya sebagai bagian dari koordinasi penanganan bencana.
Di Kantor Bupati Solok, perkembangan situasi lapangan menjadi bahan pembahasan bersama. Hasil pengecekan Danrem mengenai kondisi warga, pekerjaan prajurit, kebutuhan logistik, air bersih dan dukungan dapur umum menjadi bagian dari bahan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan berikutnya. Kehadiran Pangdam bersama Bupati dan Forkopimkab memperkuat sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam menghadapi dampak bencana.
Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada bersama Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, Bupati Solok, Forkopimkab, BPBD dan unsur terkait kemudian terus mengikuti perkembangan penanganan. Dari lapangan hingga meja koordinasi, setiap langkah diarahkan untuk membantu masyarakat melewati masa sulit. Pangdam hadir bersama jajaran, sementara Danrem memastikan prajurit turun bekerja, menemui warga, mendengar kebutuhan mereka dan membawa hasil pengecekan lapangan untuk ditindaklanjuti. TNI AD hadir untuk rakyat, bekerja bersama rakyat dan mengabdi untuk negeri.
Wyndoee

Belum ada Komentar untuk "Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada dan Brigjen TNI Aji Mimbarno Bersama Warga, Penanganan Galodo Terus Bergerak"
Posting Komentar