Kalapas Susi Andriany Pohan Buka Jalan Pembinaan Produktif, Program Vokasi Warga Binaan Disiapkan
Kunjungan itu menjadi langkah awal dalam mempersiapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara jajaran Pemasyarakatan dan BPVP untuk pengembangan program vokasi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di seluruh UPT Pemasyarakatan Sumatera Barat.
Bagi Susi Andriany Pohan, penguatan keterampilan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. Warga binaan perlu diberikan ruang untuk belajar dan mengembangkan kemampuan agar memiliki bekal nyata ketika masa pidananya berakhir.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Pemasyarakatan bersama BPVP membahas berbagai potensi kerja sama. Di antaranya pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja, peningkatan kompetensi serta pengembangan berbagai program vokasi yang dapat diterapkan bagi warga binaan.
Program tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata. Lebih dari itu, keterampilan yang diperoleh diharapkan mampu menjadi modal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali berkumpul bersama keluarga dan lingkungan masyarakat.
Susi Andriany Pohan menilai pembinaan keterampilan memiliki arti penting karena dapat menumbuhkan kepercayaan diri warga binaan. Dengan kemampuan yang dimiliki, mereka diharapkan tidak merasa kehilangan arah ketika kembali menjalani kehidupan di luar lapas.
“Melalui pelatihan yang tepat dan berkelanjutan, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Persiapan PKS dengan BPVP juga membuka peluang bagi UPT Pemasyarakatan lainnya di Sumatera Barat untuk mendapatkan akses pelatihan vokasi yang lebih luas, berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing warga binaan.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pembinaan Pemasyarakatan yang semakin produktif dan berorientasi pada kemandirian. Warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi sehingga memiliki pilihan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat.
Pada akhirnya, keterampilan yang diperoleh di balik tembok lapas diharapkan dapat menjadi bekal untuk membuka lembaran baru. Melalui kerja sama Pemasyarakatan dan BPVP, pembinaan diarahkan agar warga binaan tidak sekadar menyelesaikan masa pidana, tetapi juga pulang dengan kemampuan, harapan dan kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
Katim RMO Group | Wyndoee

Belum ada Komentar untuk "Kalapas Susi Andriany Pohan Buka Jalan Pembinaan Produktif, Program Vokasi Warga Binaan Disiapkan"
Posting Komentar