PADANG | Jagat media sosial kembali diguncang oleh beredarnya sebuah video di platform TikTok yang menarasikan adanya aktivitas pelansiran Bahan Bakar Minyak di wilayah Koto Tangah. Video yang diunggah oleh akun kataharian.id tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama karena isu BBM merupakan persoalan sensitif yang menyangkut kebutuhan publik secara langsung, Senin 4 Mei 2026.
Dalam waktu singkat, video itu memantik berbagai spekulasi. Warga mempertanyakan kebenaran isi tayangan, bahkan sebagian mulai meragukan kondisi distribusi BBM di wilayah tersebut. Narasi yang dibangun dalam video dinilai berpotensi menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.
Melihat situasi yang berkembang, jajaran Polsek Koto Tangah bergerak cepat. Langkah responsif dilakukan dengan melakukan penelusuran langsung guna memastikan apakah informasi yang beredar tersebut benar terjadi atau hanya sekadar konten lama yang dimunculkan kembali.
Kapolsek Koto Tangah, Kompol Aprino Bustami, S.H., langsung turun tangan memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap video yang viral tersebut.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan, ditemukan fakta penting yang berbeda jauh dari narasi yang beredar di media sosial. Video tersebut dipastikan bukan kejadian baru, melainkan rekaman lama yang terjadi beberapa bulan sebelumnya.
Fakta ini sekaligus mematahkan asumsi publik yang sempat mengira aktivitas pelansiran BBM sedang berlangsung saat ini. Kondisi lapangan menunjukkan situasi yang aman dan tidak ditemukan adanya praktik seperti yang dituduhkan dalam video.
Petugas juga melakukan pengecekan langsung ke SPBU yang disebut dalam tayangan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan detail untuk memastikan tidak ada aktivitas ilegal, termasuk pelansiran BBM bersubsidi.
Hasilnya tegas. Tidak ditemukan adanya praktik pelansiran maupun aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Seluruh operasional SPBU berjalan normal dan dalam pengawasan.
“Video yang beredar itu merupakan rekaman lama. Kami sudah cek langsung ke lapangan dan tidak ditemukan aktivitas seperti yang dinarasikan,” ujar Kompol Aprino Bustami dengan tegas.
Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa informasi di media sosial tidak selalu mencerminkan kondisi terkini. Klarifikasi yang disampaikan sekaligus meredam keresahan masyarakat yang sempat terpengaruh oleh video tersebut.
Selama ini, pengawasan terhadap distribusi BBM di wilayah Koto Tangah memang dilakukan secara rutin. Aparat kepolisian aktif melakukan patroli serta monitoring guna mencegah potensi penyalahgunaan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga distribusi BBM agar tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Fenomena viralnya video lama dengan narasi baru menjadi tantangan serius di era digital saat ini. Informasi yang tidak utuh atau sengaja dipelintir dapat dengan mudah membentuk persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
Polsek Koto Tangah pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh konten viral. Verifikasi informasi menjadi langkah penting sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Selain itu, masyarakat juga diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Penyebaran informasi yang tidak jelas kebenarannya dapat menimbulkan keresahan bahkan konflik sosial.
Kepolisian juga menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil jika ditemukan pelanggaran hukum, termasuk praktik pelansiran BBM. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi distribusi BBM tetap terjaga. Informasi yang benar menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan ketenangan publik.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tidak semua yang viral adalah fakta terbaru. Kehati-hatian dalam menyaring informasi menjadi benteng penting di tengah derasnya arus digital.
Polsek Koto Tangah memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat, menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan respons cepat terhadap setiap isu yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Kehadiran aparat yang sigap dan transparan menjadi bukti nyata bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
TIM

0 Komentar