AGAM // Sumatera Barat menjadi saksi kepemimpinan yang berbicara lewat tindakan nyata ketika duka mendalam menyelimuti daerah itu pascabencana alam yang merenggut enam nyawa warga. Di tengah suasana penuh kesedihan, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta MSi CSFA hadir langsung mendampingi masyarakat, tidak sekadar sebagai pejabat negara, tetapi sebagai sesama manusia yang ikut merasakan luka dan kehilangan.(8-01-2026)
Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin langsung shalat jenazah enam korban bencana alam tersebut. Ia berdiri di barisan terdepan sebagai imam, memandu doa terakhir bagi para korban dengan khusyuk dan penuh ketulusan. Kehadiran Kapolda Sumbar dalam prosesi sakral itu menghadirkan ketenangan tersendiri bagi keluarga korban dan masyarakat yang memadati lokasi.
Ratusan pelayat mengikuti shalat jenazah dalam suasana hening dan haru. Tangis tertahan, doa yang terlantun lirih, serta kebersamaan yang terbangun menjadi gambaran betapa kehilangan ini dirasakan secara kolektif oleh masyarakat Agam. Dalam momen itu, sosok Irjen Pol Gatot Tri Suryanta tampil sebagai pemimpin yang menyatu dengan rakyatnya.
Usai shalat jenazah, prosesi pemakaman dilaksanakan secara bersama sama. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan penuh penghormatan. Aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga bahu membahu mengantarkan para korban ke peristirahatan terakhirnya.
Sebelum dimakamkan, keenam jenazah telah melalui proses penanganan dan identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Proses tersebut dilakukan secara profesional, cermat, dan bertanggung jawab demi memastikan hak para korban terpenuhi serta memberikan kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan.
Bupati Agam H Benni Warlis menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah dan kepedulian Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta beserta jajaran Polda Sumbar. Menurutnya, kehadiran langsung Kapolda Sumbar dalam prosesi keagamaan tersebut memberikan kekuatan moral dan ketenangan batin bagi masyarakat yang tengah berduka.
Bupati Agam menilai apa yang dilakukan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta merupakan teladan kepemimpinan yang sangat kuat. Seorang pemimpin, kata dia, tidak hanya hadir dalam rapat dan pengambilan keputusan, tetapi juga hadir secara nyata di saat masyarakat berada pada kondisi paling rapuh.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Agam H Ilham Lc MA. Ia menyebut langkah Kapolda Sumbar memimpin langsung shalat jenazah sebagai cerminan wajah Polri yang humanis, empatik, dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai pelayan kemanusiaan.
Ketua DPRD Agam berharap keteladanan yang ditunjukkan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana. Pendekatan kemanusiaan, spiritual, dan sosial dinilai sangat penting dalam proses pemulihan masyarakat.
Melalui kepemimpinan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama masyarakat dalam setiap situasi. Dari penanganan teknis bencana hingga pendampingan batin, Polri menunjukkan bahwa kehadirannya berlandaskan empati, nurani, dan keteladanan, sebuah nilai yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Agam dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.Tutup.( HENDRI,).

0 Komentar