PADANG PARIAMAN | Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan mengalir kuat di SDN 17 Batang Anai saat Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis memimpin langsung kegiatan gotong royong dalam rangka rangkaian peringatan Hari Jadi ke 193 Kabupaten Padang Pariaman. Sejak pagi, halaman sekolah berubah menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, pelajar, dan masyarakat sekitar.
Bupati John Kenedy Azis hadir tidak sekadar sebagai simbol pemimpin daerah, melainkan terjun langsung dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Dengan mengenakan pakaian sederhana, ia terlihat menyapu halaman, membersihkan saluran air, hingga berdialog akrab dengan para guru dan siswa. Kehadiran langsung ini menjadi pesan kuat bahwa peringatan hari jadi daerah bukan sekadar seremonial, melainkan momentum kerja nyata.
Dalam keterangannya, Bupati JKA menegaskan bahwa gotong royong merupakan jati diri masyarakat Padang Pariaman yang harus terus dirawat, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin individualistis. Menurutnya, sekolah adalah tempat paling tepat untuk menanamkan nilai kebersamaan, disiplin, dan kepedulian sejak usia dini.
Ia juga menyampaikan bahwa SDN 17 Batang Anai dipilih sebagai lokasi kegiatan karena peran strategis sekolah dasar dalam membangun fondasi sumber daya manusia. Pendidikan, kata Bupati JKA, tidak hanya berbicara soal ruang kelas dan kurikulum, tetapi juga tentang lingkungan yang bersih, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Para guru dan siswa menyambut antusias kehadiran orang nomor satu di Padang Pariaman tersebut. Tidak sedikit siswa yang tampak bangga bisa bekerja bersama Bupati mereka. Suasana kekeluargaan terasa kental ketika Bupati JKA menyempatkan diri menyapa satu per satu siswa dan mendengarkan aspirasi para tenaga pendidik.
Kepala sekolah SDN 17 Batang Anai mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi motivasi besar bagi seluruh warga sekolah. Ia menilai kehadiran langsung Bupati JKA menjadi energi positif sekaligus pengingat bahwa sekolah tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat perhatian nyata dari pemerintah daerah.
Rangkaian Hari Jadi ke 193 Padang Pariaman tahun ini memang dirancang berbeda. Pemerintah daerah menekankan kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, mengedepankan kerja sosial, dan memperkuat ikatan antara pemerintah dan rakyat. Gotong royong di sekolah menjadi simbol bahwa pembangunan daerah dimulai dari hal-hal sederhana namun berdampak besar.
Bupati JKA menambahkan bahwa semangat Hari Jadi harus diterjemahkan dalam bentuk aksi berkelanjutan. Ia berharap budaya gotong royong tidak berhenti pada momentum peringatan, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari di lingkungan sekolah, nagari, hingga pemerintahan.
Dengan mengusung tema kebersamaan dan pengabdian, kegiatan gotong royong di SDN 17 Batang Anai menjadi cermin arah pembangunan Padang Pariaman ke depan. Sebuah pembangunan yang tidak hanya mengejar angka dan proyek, tetapi menempatkan manusia, pendidikan, dan nilai kebersamaan sebagai pusatnya.
Di usia ke 193 tahun, Padang Pariaman menegaskan langkahnya melalui kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis. Dari halaman sekolah dasar di Batang Anai, pesan itu disampaikan dengan jelas, membangun daerah dimulai dari kebersamaan, keteladanan, dan kerja nyata.rutupnya(Hendri)

0 Komentar