Ilustrasi || Ada beberapa cara mengonsumsi santan yang benar seperti pada opor ayam. (iStock/Jirakan)Daftar IsiJakarta, CNN Indonesia -- Makanan bersantan dikenal akan kadar lemaknya yang bisa berbahaya buat kesehatan jika dikonsumsi berlebih. Lantas, bagaimana cara mengonsumsi makanan bersantan yang benar?Hidangan bersantan bakal memenuhi meja makan pada momen Lebaran nanti. Sebut saja opor ayam dan rendang daging yang menggugah selera.Santan memang membuat olahan apa pun terasa gurih. Mengutip dari Tasting Table, santan merupakan cairan kelapa yang kerap digunakan di banyak resep.Selain itu, mengutip HealthifyMe, santan juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan energi. Hal ini didapat dari kandungan kalori yang cukup tinggi pada santan.Namun, santan akan berubah jadi lemak jenuh jika dikonsumsi dengan cara yang salah. Konsumsi santan berlebih akan memicu sejumlah efek negatif, termasuk di antaranya peningkatan berat badan dan melonjaknya kadar kolesterol.Pilihan RedaksiPasang Alarm Tubuh, Ini Bahaya Banyak Makan Santan saat LebaranBosan Menu Santan Lebaran, Coba Tumis Telur Pakcoy untuk Makan Siang5 Makanan Ini Tak Boleh Dipanaskan Lagi, Bisa Berubah Jadi RacunADVERTISEMENTCara mengonsumsi makanan bersantan yang benarAnda bisa mengikuti cara mengonsumsi makanan bersantan yang benar demi menghindari efek bahayanya. Berikut beberapa cara aman konsumsi makanan bersantan, mengutip Antara.1. Batasi porsi makanBatasi asupan santan harian. Konsumsi lemak jenuh yang aman per harinya adalah tidak lebih dari 13,3 gram atau sama dengan sekitar 60 gram santan.2. Jangan campur santan dengan makanan tinggi kolesterolHindari mengonsumsi makanan bersantan bersamaan dengan makanan berkolesterol tinggi. Jadi, saat pesta Lebaran nanti, hindari makanan seperti jeroan, gorengan, dan lainnya.3. Hindari menghangatkan santan secara berulang kaliIlustrasi. Ada beberapa cara mengonsumsi santan yang benar. (iStockphoto/Irham Rizki)Santan yang dipanaskan berulang dapat menyebabkan asam lemak yang ada di dalamnya berubah menjadi lemak jenuh.Lemak jenuh akan sangat berisiko meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Peningkatan kadar kolesterol jahat bisa memicu masalah kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.4. Konsumsi sayur dan buahKonsumsi sayur dan buah setelah mengonsumsi santan bisa jadi pilihan yang tepat. Kandungan serat yang tinggi pada sayur dan buah dapat mengimbangi kolesterol di dalam tubuh serta membantu melancarkan pencernaan.Lihat Juga :7 Cara agar Kolesterol Tetap Aman saat Lebaran5. OlahragaBukan cuma bikin tubuh jadi lebih sehat dan bugar, olahraga atau aktivitas fisik bisa membantu mengurangi efek buruk dari konsumsi makanan tinggi lemak seperti sajian bersantan.6. Ganti santan dengan bahan lainSantan dapat diganti dengan bahan lain, seperti susu atau krimer yang lebih rendah kalori.7. Minum air putihAir putih menjadi kunci untuk memperlancar dan menyehatkan pencernaan tubuh. Menghindari minuman manis dan memperbanyak minum air putih dapat membantu menghindari penumpukan lemak.Demikian beberapa cara mengonsumsi santan yang benar. Cara-cara di atas bisa membantu Anda menghindari penumpukan lemak akibat asupan santan. Aj.

0 Komentar